December 6, 2014

Membuat tempe

Tempe, kaya akan vitamin B3, B6, dan kalsium serta nutrisinya dapat mengurangi resiko serangan jantung. Kesegaran tempe jadi hanya bertahan sekitar 5 jam tergantung pertumbuhan jamurnya, bekukan agar bertahan lebih lama.

 

Resep

Bahan:

  • Kacang kedelai (yang utuh)
  • Ragi tempe, pastikan dapat melapisi semua bagian kedelai
  • Asam cuka*

* Bisa digunakan pada saat perebusan kedua (no. 5) jika perlu, beberapa sdm untuk 1 kg kedelai. Atau pakai sekitar 1 sdm cuka makan, tuangkan setelah rebusan kedua selesai.

Alat:

  • Baskom
  • Penyaring
  • Tampah / nampan
  • Panci
  • Plastik bening / daun pisang
  • Inkubator / rak penyimpanan

Cara membuat (petunjuk bergambar):

  1. Cuci kacang kedelai hingga bersih.
  2. Rebus sebentar hingga setengah matang.
  3. Rendam kacang kedelai semalam dengan > 3 l air.
  4. Setelah direndam, pasti akan nampak keasaman. Kupas kulitnya dengan diremas-remas kemudian dicuci bersih.
  5. Rebus sebentar untuk menghilangkan kumannya, boleh sampai mendidih.
  6. Saring, buang airnya, kemudian susun diatas tampah atau cetakan tempe. Biarkan dingin dan kering sebentar.
  7. Pastikan peralatan bersih dari bakteri.
  8. Siapkan ragi tempe / laru. Usapkan pada kacang kedelai hingga merata, biasanya 1 kg kacang kedelai membutuhkan ≥ 3 g ragi.
  9. Bungkus seperti pembungkusan tempe pada umumnya (rapat dan kedap udara), lalu simpan pada suhu tropis (sekitar 25 °C). Terjadilah proses fermentasi, biarkan sekitar 2 hari. Tips: menurut buku berikut, lama fermentasi kebalikan dari suhu ruangan, semakin panas akan lebih cepat, hati-hati terhadap suhu tempenya.
  10. Agar udara dapat masuk kedalam tempe anda bisa menusuknya dengan lidi, tahap ini tidak diperlukan sebenarnya tetapi masih ada yang melakukannya.
  11. Tempe siap digunakan.

Share » Facebook - Twitter

Butuh teman FB tambahan? Klik disini.

No comments

Post a Comment